J.M KEYNES

Ringkasan Teori Keynes

Pendapatan total merupakan fungsi dr pekerjaan total dlm suatu negara, semakin besar pendapatan nasional semakin besar volume pekerjaan yg dihasilkannya, demikian sebaliknya. Volume pekerjaan tergantung pd permintaan efektif, permintaan efektif menentukan tingkat keseimbangan pekerjaan dan pendapatan. Permintaan efektif ditentukan pada titik pd saat harga permintaan agregat sama dg harga penawaran agregat.

Permintaan efektif terdiri dari permintaan konsumsi dan permintaan investasi, permintaan konsumsi tergantung pd kecenderungan untuk berkonsumsi. Yg disebut terakhir ini tidak meningkat secepat kenaikan pendapatan, jurang antara pendapatan dan konsumsi dapat dijembatani oleh investasi. Jika volume investasi tidak terpenuhi maka harga permintaan agregat akan turun lebih rendah dari harga penawaran agregat. Akibatnya, pendaspatan dsan pekerjaan akan turun sampai jurang tersebut terjembatani. Jadi perbedaan antara pekerjaan dengan pendapatan ini sebagian besar akan tergantung pada investasi.

Volume investasi tergantung pada efisiensi dari marginal dari modal dsan suku bunga. Efisiensi marginal dari modal merupakan tingkat hasil yg diharapkan dari aktiva modal baru, bilamana harapan modasl tinggi;pengusaha2 menginvestasikan lebih besar. Suku bunga, yg merupakan faktor lain dari investasi tergantung pada kuantitas. Sekarang investasi dapat ditingkatkan melalui peningkatan efisiensi marginal dari modal atau penurunan suku bunga. Walaupun kenaikan investasi biasanya menyebabkan pekerjaan, ini bisa tidak terjadi jika pada waktu yg sama kecenderungan untuk mengkonsumsi turun. Sebaliknya naiknya kecenderungan berkonsumsi dapat menyebabkan kenaikan pada pekerjaan tanpa kenaikan pada investasi.

Kenaikan investsi menyebabkan naiknya pendapatan, dan karena pendapatan meningkat maka muncul permintaan yg lebih banyak atas barang konsumsi yg pd gilirannya menyebabkan kenaikan berikutnya pada pendapatan dsan pekerjaan. Proses ini cenderung menggumpal (kumalatif), akibatnya kenaikan tertentu pada investasi menyebabkan kenaikan yg berlipat pada pendapatan melalui kecenderungan berkonsumsi. Hubungan antara kenaikan investasi dan pendapatan ini oleh Keynes disebut “Multiplier k ”. pengali (multiplier) ini memperlihatkan hubungan yg tepat, berkat adanya kecenderungan berkonsumsi tersebut, antara pekerjaan agregat dan pendsapatan agregat dengan tingkat investasi. Ini berarti, bila investasi agregat naik maka pendapatan akan meningkat yg besarnya adalah k kali kenaikan investasi tersebut.

Rumus;

Y = K∆I dan 1-1/K mewakili kecenderungan marginal berkonsumsi. Jadi pengali K= 1/1-MPC. Karena kecenderungan berkonsumsi itu turun, berkat adanya penurunan pendapatan, maka diperlukan suntikan investasi guna memperoleh tingkat pendapatan dan pekerjaan yg lebih tinggi dalam perekonomian.

One thought on “J.M KEYNES

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s