EKONOMI MAKRO DAN KEBIJAKAN KEUANGAN KABUPATEN PEKALONGAN

Secara makro kondisi umum Kabupaten Pekalongan dapat tercermin pada mata pencaharian penduduk Kabupaten Pekalongan Tahun 2006, yang terdiri dari sektor pertanian 193.112 orang, sektor pertambangan dan galian 887 orang, sektor industri 152.195 orang, sektor listrik, gas dan air bersih 561 orang, sektor konstruksi 29.372 orang, sektor perdagangan 116.014 orang, sektor komunikasi 28.502 orang sektor keuangan 6.431 orang sektor jasa dan lainnya mencapai 61.626 orang.

Potensi unggulan daerah Kabupaten Pekalongan adalah sektor Pertanian, Industri dan Pariwisata. Ditetapkannya produk-produk unggulan diharapkan dapat memacu para pelaku ekonomi daerah dalam mengembangkan kreativitas dan usahanya sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pekalongan. Secara makro pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pekalongan Tahun 2006 meningkat dibandingkan dengan tahun 2005, yaitu mencapai 4,00 %. Sedangkan tahun 2005 mencapai 3,98 %. Sementara laju inflasi sebesar 6,55 % lebih rendah dibandingkan tahun 2005 yang mencapai 16,93 %. Hal ini menunjukkan harga-harga berbagai macam komoditas relatif stabil dan tidak adanya kenaikan harga BBM yang ikut menekan kenaikan laju inflasi tahun 2006.

PDRB Kabupaten Pekalongan atas dasar harga konstan pada tahun 2006 sebesar Rp2.704.784.287.000,00 mengalami pertumbuhan sebesar 4 % dibandingkan tahun 2005 sebesar Rp2.600.855.961.000,00. Sementara berdasarkan harga berlaku PDRB Kabupaten pekalongan tahun 2006 sebesar Rp4.471.142.050.000,00 naik 12,06 % dibanding tahun 2005 sebesar Rp3.990.049.280.000,00. Struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan pada tahun 2006 sebagai berikut : sektor industri pengolahan masih tertinggi yaitu sebesar 27,91 %, disusul sektor pertanian dengan kontribusi sebesar 20,61 %, sektor perdagangan, restoran dan hotel memberi kontribusi 18,87 %, dan sektor jasa 16,08 %. Indikator kesejahteraan penduduk yang tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meliputi kesehatan, pendidikan dan daya beli pada tahun 2006 mencapai 68,40 % meningkat dibanding tahun 2005 sebesar 68,20 %. Sementara jumlah penduduk miskin pada tahun 2006 sebanyak 207.644 jiwa (23,29 %) menurun dibanding tahun 2005 yang mencapai 219.332 jiwa (24,74 %).

One thought on “EKONOMI MAKRO DAN KEBIJAKAN KEUANGAN KABUPATEN PEKALONGAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s