Krisis Terburuk Dunia

Sekarang ini sudah tiga negara yang ambruk. Mula-mula Islandia, sebuah negara Barat yang belum lama dipuja sebagai negara maju dengan sistem pengelolaan energi panas bumi yang terbaik. Islandia ini bulan lalu seperti pengemis yang keleleran. Minta-minta pinjaman ke berbagai negara maju, tapi tidak ada yang berbelas kasihan. Mengapa?

Sebabnya semua negara sekarang ini sedang menyelamatkan diri masing-masing. Sampai-sampai Perdana Menteri Islandia Geir Haarde mengeluh, ”Ternyata dalam keadaan susah, kami ini tidak punya teman baik.” Dia menyindir habis-habisan AS, Inggris, dan negara-negara Eropa lainnya sebagai sekutu yang tidak punya solidaritas.

Apa yang kemudian dilakukan Islandia? Baca Selengkapnya

Daftar Krisis Ekonomi Dunia Sepanjang Sejarah

Kepanikan 1797

Krisis ekonomi berlangsung selama 3 tahun dari 1797 hingga 1800. Akibat dari deflasi Bank of England yang menyebar hingga lautan Atlantik dan Amerika Utara dan menyebabkan hancurnya perdagangan dan pemasaran real estate di Amerika Serikat dan sekitar Karibia. Ekonomi Inggris terpengaruh akibat adanya pembalikan deflasi selama perang dengan Perancis saat terjadinya revolusi Perancis.

Depresi 1807

Depresi terjadi selama tujuh tahun sejak 1807 hingga 1814. Undang-undang embargo Amerika Serikat 1807 pada saat itu diluluskan oleh kongres Amerika saat presiden Thomas Jefferson memimpin. Hal ini menghancurkan industri yang terkait dengan pengapalan. Kaum federal berusaha melawan embargo ini dan berusaha melakukan penyelundupan di New England.

Baca lebih lanjut

10 Tahun Krisis Ekonomi Solusi Moneteris dan Neoliberal

Krisis mata uang yang awalnya menyerang Thailand telah berdampak sangat buruk terhadap ekonomi empat negara Asia yaitu Malaysia, Korea, Indonesia dan Thailand sendiri. Satu hal yang patut disesalkan,  Indonesia mengalami kontraksi ekonomi yang jauh lebih parah dibanding negara lainnya. Rentetan krisis harus dilalui Indonesia, mulai dari krisis mata uang, krisis likuiditas dan krisis perbankan  serta diikuti dengan kebangkrutan dunia usaha secara umum. Pada tahun 1998, ekonomi Indonesia mengalami kontraksi hebat sekitar 12.8 persen, termasuk paling tinggi di dunia disamping negara bekas Eropa Timur.

Baca lebih lanjut

KEBIJAKSANAAN MONETER INDONESIA DAN POSISI BANK JAWA PADA MASA KOLONIAL

Latar Belakang

Berbagai perkembangan moneter di Indonesia pada masa colonial, antara periode 1875-1940, dapat digambarkan dengan bantuan ekonomi. Salah satu factor penting pada tahun itu adalah hubungan antara emas dsan uang. Dalam periode 1875-1914, dan juga 1925-1936, standar emas digunakan dimasa colonial Indonesia sekalipun dengan cara tidak langsung. Sementara itu, dalam periode 1914-1925 emas memainkan peranan penting dalam kebijaksanaan moneter kepada negara2 lain dan dalam penentuan mata uang dikoloni itu sendiri.

Baca lebih lanjut

Utang Indonesia “Mencari Sebuah Solusi”

MENCARI SOLUSI KOLABORATIF BAGI KRISIS UTANG INDONESIA

Meningkatnya kebutuhan akan anggaran pembangunan mendorong pemerintah untuk melakukan serangkaian pinjaman luar negeri ditengah krisis utang yang melanda negeri ini. Artikel ini walau tidak ditujukan untuk mencari jalan pintas penyelesaian masalah utang yang semakin meningkat, mencoba mencari solusi melalui penggalian fakta sejarah mengenai keberhasilan dan kegagalan Indonesia dalam mengelola utang luar negerinya. Selain itu juga sekaligus memberikan gambaran implikasi utang luar negeri terhadap berbagai sector di Indonesia seperti pemerintahan, hokum, bisnis, ekologi, dan pendidikan di masa lalu.

Baca lebih lanjut

NEGARA MISKIN TIDAK SELALU NEGARA MUDA

Kemiskinan hanyalah menunjukan pada rendahnya tingkatan pendapatan perkapita Negara. Istilah ini tidak ada hubungannya dengan budaya bangsa tersebut. Negara terbelakang adalah istilah statis seperti istilah “tidak berkembang”. Dengan demikian kata “miskin” dan “kurang berkembang” dapat saling dipertukarkan.

Tetapi ahli ekonomi tertentu seperti Meier dan Baldwin serta Barbara Ward lebih suka menggunakan istilah Negara miskin dibandingkan Negara kurang berkembang. Barbara Ward mengatakan ; ungkapan kurang berkembang tidak begitu memuaskan, karena ia mengelompokkan secara bersama berbagai jenis kekurangberkembangan.

Baca lebih lanjut